Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Depan Masjid Pekajangan

KABAR UMUM 03 Sep 2026 08:57 2 min read 10 views By M. Saifudin

Share berita ini

Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Depan Masjid Pekajangan
ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di area depan Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/9/2026) malam.

PROBER I PEKALONGAN - Seorang pria paruh baya berinisial GS (64) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di area depan Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/9/2026) malam.

 

Penemuan tersebut berawal dari keresahan anak korban, JI (24), yang selama dua hari tidak mendapatkan kabar dari sang ayah. Kecurigaan semakin kuat setelah korban diketahui tidak berada di rumah.

 

Informasi tersebut dibenarkan Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H.

 

Menurut Iptu Suwarti, kejadian bermula pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, JI bertemu dengan ayahnya di RSI Pekajangan untuk bertukar kendaraan.

 

Sebelum pergi mengajar les privat, JI sempat berpesan agar ayahnya mengabari setelah tiba di rumah. Namun hingga malam hari, kabar tersebut tidak kunjung diterima.

 

Pada Selasa (1/9/2026), JI tetap beraktivitas seperti biasa. Ia mengajar di sekolah dan kemudian kembali ke RSI Pekajangan untuk menjaga ibunya yang sedang menjalani perawatan.

 

Sepanjang hari, JI berusaha menghubungi ponsel ayahnya, namun tidak mendapatkan respons. Saat menghubungi penjaga rumah pada malam harinya, ia juga mendapat informasi bahwa sang ayah tidak berada di rumah.

 

Kekhawatiran JI semakin besar pada Rabu (2/9/2026). Sekitar pukul 16.00 WIB, ketika hendak menjenguk ibunya di rumah sakit, ia melihat mobil milik ayahnya terparkir di depan Masjid Baitul Makmur Pekajangan.

 

JI sempat melihat dari luar kendaraan, namun belum mengetahui kondisi ayahnya di dalam mobil.

 

Sekitar pukul 20.00 WIB, saat hendak keluar membeli makanan, JI kembali melihat mobil tersebut masih berada di tempat yang sama. Karena curiga, ia kemudian mendekati mobil dan membuka pintunya.

 

"Saat pintu mobil dibuka, saksi mendapati ayahnya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kendaraan. Saksi kemudian meminta bantuan Satpam RSI Pekajangan untuk membawa peralatan medis darurat, namun korban dipastikan sudah meninggal dunia," jelas Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

 

Petugas Polsek Kedungwuni yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke ruang jenazah RSI Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan awal.

 

Dari hasil pemeriksaan petugas dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang berharga milik korban yang berada di dalam mobil juga masih dalam kondisi utuh.

 

"Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan tidak ada indikasi tindak pidana maupun penganiayaan. Korban diduga kuat meninggal dunia karena sakit," terang Iptu Suwarti.

 

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles